5 Insan Jadi Korban Penipuan Bermodus Lowongan Kerja Di Bekasi

Selasa, 25 April 2017 | Lowongan Kerja
5 Insan Jadi Korban Penipuan Bermodus Lowongan Kerja Di Bekasi -  BEKASI -- Penipuan bersama modus menyerahkan lowongan pekerjaan terjadi di Kabupaten Bekasi. Penipuan tercatat dilakukan tersangka dengan menuntut mangsa menyetor jumlahnya uang untuk pelaku sebagai perikatan penerimaan karyawan.

Adalah Fajar Hadirianto (25 tahun warga desa Bulu Poncol, Desa kuat hati menggerai Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi yang diimingi tugas oleh tersangka bernama Widodo. histori penipuan tersimpul berjalan buat Sabtu (25/3) lalu.

Modusnya yakni pelaku bersama alat sosial BBM meneruskan lowongan kerja akad tatkala wahid th di LEN baru. pada selanjutnya mangsa dapat jadi pegawai konsisten di PT Exedy Manufacturing Indonesia, yg beralamat di cara berlian Lima Sinarbaya, Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.

Baca juga:Lowongan kerja pt united tractor tbk

“Awal mulanya umpan memerlukan tugas Dan setelah mendapatkan kabar dari rekannya Widiawati menyangkut adanya lowongan pekerjaan juga sebagai operator, umpan seterusnya menghubungi pelaku melalui sarana bersahabat BBM,” papar Kasie Humas Polsek Tambun Iptu Tri Mulyono dalam keterangannya.

Melalui amanat singkatnya, lanjut Iptu Tri Mulyono, tersangka mengaku sbg HRD dan meratifikasikan adanya lowongan pekerjaan di kongsi tersebut.

“Selanjutnya korban diharuskan guna menerbitkan berkas lamarannya, dan tersangka mengutus umpan buat mentransfer uang sebanyak rupiah 2,5 juta ke rekening pelaku,” papar Iptu Tri Mulyono.

Keesokan harinya, sasaran diminta tenggelam ke area kongsi dgn membawa kebenaran transfer bagi membawa baju secorak dan ID kartu tenaga kerja Namun disaat mengendap ke lokasi didapati bahwa pelaku bukanlah HRD, sebaliknya pernah jadi penyetir dan sudah ke luar mulai sejak perusahaan tersebut.

Fajar Hadirianto jadi korban penipuan bersama lima orang yang lain yaitu Widiawati, Fajar, Riri, dan Alifah, yg masing-masing mentransfer banyaknya uang senilai Rupiah 2,5 juta ke rekening tersangka Dan mangsa Daniel Roberto yg mentransfer uang sejumlah rp 1 juta. Keenam sasaran tercantum pula mengutarakan urusan ini ke Polsek Tambun buat dilakukan jalan pengusutan.

Terkait perkara ini, Kapolsek Tambun Kompol Bobby Kusumawardhana mengimbau masyarakat bagi senantiasa siap sedia dan berhati-hati.

“Hendaknya penduduk sejak mulai berhati-hati, janganlah gampang mentransfer jumlahnya uang Lebih apik berjumpa langsung orangnya, kepada mengerti profil orang tersebut,” ujarnya.

Ia menyampaikan tata yg sudah dilaporkan ini dapat ditindaklanjuti lewat penyelidikan dan penyidikan “Akan kita kenakan pekerjaan penipuan jikalau tersangkanya sudah diamankan, bersama peringatan putusan empat tahun penjara,” papar Kompol Bobby.