Muslimah Indonesia Di Kuala Lumpur Ikuti Penataran Public Speaking

Kamis, 18 Mei 2017 | Berita
Muslimah Indonesia Di Kuala Lumpur Ikuti Penataran Public Speaking - Kuala Lumpur, 4 Sya’ban 1438/ 1 Mei 2017 (MINA) – beberapa ratus Muslimah Indonesia mengikuti seminar dan penataran kebanyakan speaking di KBRI Kuala Lumpur hri ini (1/5). pemelajaran termasuk berujud kepada mengajar muslimah yg cerah dan santun dekat melangsungkan komunuikasi dengan publik.

Dra. Hj Dwi Septiawati, Direktur majalah Ummi sebagai  narasumber dekat gerakan ini menuturkan kemampuan komunikasi sangat berperanan dalam kehidupan bermasyarakat. pada muslimah, kemampuan komunikasi mesti diasah dgn formula menatar kepahlawanan terhadap berbicara di forum.

“Semakin dilatih kemampuan komunikasi bakal makin percaya diri guna berkata di depan forum muslimah yang berpengetahuan mesti yakin diri  terhadap tampil terdepan bicara di hadapan siasat sehingga alat dakwah yang merupakan muslimah dapat berjalan dengan baik,” katanya demikian kontributor MINA, betari di Malaysia memberitahukan Senin (1/5).

Baca juga: Public speaking training indonesia

Selain subjek mengenai kemampuan komunikasi dan kebanyakan speaking, kedua narasumber dipimpin moderator menyerahkan kesempatan guna muslimah yg hadir kepada berlatih berkata bersama fiil strategi ini teramat ampuh mengiktiraf yakin diri waktu berhadapan dengan forum.

Shinta dewi Indriami redaktur majalah Ummi serta terjerumus juga sebagai narasumber, pada sesi terakhir memberikan  penataran kiat tersimpul terhadap cabang sebanyak perutusan diberikan perbaikan sesudah jalankan praktek populer speaking di hadapan forum.

“Pastikan yakin diri kala bicara jika perasaan grogi demam palagan unjuk berusahalah buat menguasai diri dgn sapaan ringan guna anggapan hindari menukas kalimat yang identik berkali-kali. Intonasi nada yang vokal dapat amat menolong melawan rasa tak percaya diri,” ujarnya

Di ujung program moderator Mira Kartiwi karyawan instruktur internasional Islamic University Malaysia (IIUM) menalikan muslimah memiliki pekerjaan mutlak pada mencetak generasi periode depan, pastikan menggunakan personalitas dalam berkomunikasi. sehingga tiap-tiap kata dan bahasa yg dikeluarkan mampu menyerahkan jiwa positif.

“Diharapkan kegiatan ini bisa memberi kemustajaban bagi Muslimah Indonesia di Malaysia,” pungkas Mira Kartiwi .